Angger Dimas Serahkan Bukti Tambahan ke Polisi, Ingin Perjuangkan Keadilan untuk Dante

JAKARTA – Perjuangan Unger Dimas untuk menjamin keadilan bagi putranya, Raden Andante, penerus Pramudityo atau Dante, terus berlanjut.

Kini, Angger Dimas menambah bukti kepada penyidik ​​Subbagian Jatanras Polda Metro Jaya setelah pacar Tamara Tyasmara, YA, ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Dante.

Unger Dimas akan terus mengawal kasus ini untuk mencari keadilan bagi putranya yang diduga meninggal setelah Y.A. tenggelam. Di kolam renang kawasan Jakarta Timur pada 27 Januari 2024.

“Saya sudah memberikan dokumen pendukung sesuai permintaan penyidik,” tulis Angger Dimas mengutip komentarnya di akun Instagram pribadinya @anggerdimas, Minggu (11/2/2024).

Namun Unger Dimas tak memberikan klarifikasi lebih lanjut soal tambahan bukti yang ia berikan kepada polisi.

Unger Dimas hanya menegaskan, bukti-bukti yang dihadirkannya merupakan bagian dari upaya mengusut tuntas kasus tersebut guna memberikan keadilan bagi Dante.

“Saya saat ini hanya fokus untuk mendapatkan keadilan bagi anak saya,” tulis Unger Dimas.

Angers Dimas mengatakan, demi menghormati prosedur hukum, pihaknya saat ini enggan berkomentar lebih jauh hingga polisi memberikan penjelasan.

“Saya baru bicara kalau sudah ada bukti dan situasi hukum sudah diangkat, terima kasih,” tulis Unger Dimas.

Polisi mengkonfirmasi bahwa Ya adalah tersangka setelah merilis rekaman adegan tertutup. Rekaman CCTV memperlihatkan upaya YA menenggelamkan Dante.

Bahkan, YA membenamkan kepala Dante sebanyak 12 kali hingga anak malang itu berhenti bernapas dan dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, 27 Januari 2024.

Eksistensi Literasi Bahasa Daerah Lewat Program Revitalisasi, Memunculkan Kebanggaan Penutur Aslinya

Sarahnadav, Jakarta – Mendefinisikan keberagaman bahasa di dunia, Indonesia yang memiliki 718 bahasa daerah tentu patut berbangga. Ini merupakan kekayaan budaya yang tidak dimiliki oleh bangsa lain, sehingga kita sebagai salah satu pemilik bahasa terbanyak harus menjaganya.

Hari Bahasa Ibu Internasional yang ditetapkan oleh UNESCO diperingati setiap tahun pada tanggal 21 Februari sebagai pengingat bagi seluruh warga dunia akan pentingnya bahasa ibu mereka. Cara yang tepat untuk melindungi bahasa asli dari kepunahan.

“Pasca program revitalisasi bahasa daerah, minat para ahli bahasa daerah semakin meningkat,” kata Kepala Badan Pengembangan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, E. Aminudin Aziz, dalam percakapan telepon dengan jurnalis Sarahnadav pada 16 Februari. , 2024.

Pria yang akrab disapa profesor. Amin mengungkapkan, pada program revitalisasi bahasa daerah yang dimulai pada tahun 2022, terlihat adanya peningkatan minat untuk mengikuti program tersebut. Sebelumnya, pada pra-jalannya program pada tahun 2021, pemerintah hanya menargetkan 1.500 peserta program, namun sebenarnya sudah ada 1,2 juta orang yang berpartisipasi.

Pada tahun 2022, program ini akan melanjutkan distribusinya di 13 provinsi yang mencakup 39 bahasa daerah dan menjangkau 2,9 juta peserta. Pada tahun 2023, kelanjutan program serta pendistribusiannya lebih lanjut akan dipelajari dalam 72 bahasa di 25 provinsi.

“Dari 3,5 juta peserta, jumlahnya melebihi 5,1 juta (yang mengikuti program tersebut),” kata Amin.

Menurut dia, ketertarikan masyarakat dilatarbelakangi oleh model pembelajaran yang menyenangkan. Peserta bahkan dapat memilih jenis bahasa daerah yang paling sesuai dengan minatnya. – Alhamdulillah peminatnya semakin meningkat bahkan bertanya-tanya kapan akan diadakan – kata Amin lagi.

Amin mengatakan, teknologi menjadi salah satu faktor pendukung berkembangnya kebangkitan bahasa daerah. Sebab, pelatihannya mungkin menggunakan materi yang diunggah.

Teknologi juga memudahkan mereka yang tidak bisa hadir secara langsung untuk belajar secara online. Seperti halnya melalui podcast, kata Amin, fasilitas ini berfungsi untuk mempelajari bahasa daerah.

Para pendidik bahasa daerah kini juga mendukung pelestarian bahasa daerah melalui penciptaan konten pendidikan. “Mereka membuat konten di jejaring sosial yang bisa dijadikan referensi di daerah, ada yang di TikTok, ada yang di YouTube.

Namun, meski antusias, Amin menilai tujuan program kebangkitan bukan untuk mencegah kepunahan bahasa daerah. “Karena tidak dapat dihindari bahwa bahasa daerah akan hilang jika tidak digunakan, maka kami berupaya untuk menghentikannya,” ujarnya seraya menambahkan bahwa dengan program ini akan muncul wabah-wabah baru sebagai agen pelestarian bahasa daerah.

Hilangnya bahasa asli, lanjutnya, disebabkan oleh berbagai faktor, terutama sikap penutur bahasa tersebut. “Anda tidak menganggap bahasa itu dapat diterima untuk komunikasi, atau dianggap tidak biasa,” ujarnya. Partai juga berupaya untuk membanggakan penutur bahasa daerahnya, bahkan dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut secara kreatif.

Setidaknya ada tiga bahasa daerah yang banyak digunakan masyarakat dan mempunyai muatan kurikuler: Sunda, Jawa, dan Bali. Di sisi lain, pentingnya program revitalisasi bahasa juga membuat masyarakat semakin tertarik mempelajari bahasa daerah, karena metode ini memiliki 3 jenis yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk tipe a, bahasa tersebut merupakan bahasa dominan di masyarakat dan dijadikan muatan lokal, namun hanya di daerah tertentu karena tidak digunakan di daerah lain. Sedangkan tipe b adalah revitalisasi sekolah dan komunitas yang biasanya menggunakan aktivis komunitas.

Kemudian tulis c, sebagian besar bahasa wilayah Indonesia bagian timur seperti Kalimantan, NTT, dan Maluku yang mempunyai bahasa daerah lebih banyak. “Pelatihan tipe C hanya dilakukan di balai desa, kelurahan dan komunitas, gereja, masjid, dan sanggar,” ujarnya.

Menurut Amin, sejak UNESCO mengadopsi model kebangkitan bahasa daerah yang berbeda, sungguh mengejutkan bahwa Indonesia, yang bahasanya lebih kompleks, mampu menerapkan model tersebut. Mewakili Indonesia, ia bahkan sempat diminta berbicara di UNESCO tentang cara berbagi pelestarian bahasa ibu dengan bangsa lain di dunia.

Lebih lanjut Amin menyatakan, keluarga merupakan penjaga pertama dan terakhir warisan bahasa daerah. “Jika Anda khawatir, ini menjadi kabar baik karena akan menjadi poin positif bagi pelestarian bahasa daerah,” kata Amin.

Sementara itu, Ennitan Octavia, salah satu pendatang di Jakarta yang merupakan penduduk asli Batak asal Toba-Samosir, mengungkapkan pentingnya menjaga bahasa daerah. “Bagi orang Batak, sebutan bagi mereka yang tidak bisa berbahasa Batak disebut dalle, seolah-olah mereka orang Batak, namun mereka tidak tahu dari desa mana nama belakangnya dan biasa disebut dalle di luar negeri.” kata Enni dalam wawancara telepon dengan Sarahnadav, Jumat 16 Februari 2024.

Menurutnya, masyarakat Batak yang sangat melestarikan budayanya mudah dikenali melalui penggunaan nama suku. “Jika bertemu dengan orang Batak, biasanya mereka langsung berbicara bahasa Batak,” lanjutnya seraya menambahkan, ketika berada di kampungnya, otomatis orang Batak tersebut berkomunikasi dalam bahasa mereka.

Penggunaan bahasa Indonesia bahkan bersifat formal, seperti halnya dengan guru, dan ketika masyarakat di desa Anda berbicara bahasa Indonesia, mereka biasanya langsung dianggap “perkotaan”. Karena mereka berasal dari suku yang sama, mereka selalu berbicara dalam bahasa ibu mereka di rumah. Tujuannya agar anak-anak yang masih bayi setidaknya bisa terbiasa mendengar bahasa Batak.

Noor Faiza pun merasakan pentingnya melestarikan bahasa daerah dalam keluarga. Sebagai ekspatriat di Jakarta, ia menggunakan bahasa daerah karena kakek dan neneknya terbiasa berkomunikasi dalam bahasa Maduri dan Jawa.

Faiza mengaku sudah terbiasa berbahasa Maduri sejak kecil bersama ibunya yang berasal dari Kalimantan namun sudah lama merantau ke Jember yang sebagian besar dihuni oleh anggota suku Maduri. “Nenek saya bisa berbahasa Indonesia, ibu suami saya juga bisa berbahasa Sunda di rumah,” kata Faiza mengungkap alasan penggunaan bahasa daerah di rumah agar anggota keluarga bisa berkomunikasi lebih baik.

Ketika ia besar nanti dan mulai bekerja di Jakarta, aksen boyishnya berubah menjadi medok. Namun ia tidak merasa sendirian karena sering dianiaya. Kebiasaan ini juga memudahkannya berkomunikasi dengan keluarganya saat pulang ke rumah, sehingga ia memahami pembicaraan orang di sekitarnya dan tidak mengalami kendala dalam komunikasi.

6 Khasiat Kurma, Turunkan Risiko Anda Terserang Penyakit Ini

Sarahnadav, JAKARTA – Kurma menjadi salah satu buah yang sering dikonsumsi saat berbuka puasa.

Jujube merupakan buah yang memiliki rasa manis dan membantu menghilangkan rasa lapar.

Baca selengkapnya: 8 Manfaat Rutin Konsumsi Kurma untuk Ibu Hamil

Lobak tidak hanya enak tetapi juga membantu menjaga kesehatan tubuh.

Berikut uraiannya seperti dimuat di Genpi.co:

Baca Juga: 5 Khasiat Teh Pisang, Jangan Berani Atasi Penyakit Ini1. nutrisi penting

Lobak kaya akan nutrisi penting seperti vitamin (vitamin B6, vitamin K, dll), mineral (kalium, magnesium, dll) dan serat.

Nutrisi ini menyediakan sumber energi yang terkonsentrasi.

Baca Juga: 10 Khasiat Sirsak, Hentikan Penyakit Ini. membantu pencernaan

Kandungan gula yang tinggi pada kurma mendukung kesehatan pencernaan dengan mencegah sembelit dan melancarkan buang air besar secara teratur.

Lobak bertindak sebagai pencahar alami dan membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. pemanis alami

Kurma adalah pemanis alami yang menjadikannya alternatif yang lebih sehat dibandingkan gula rafinasi.

Lobak dapat digunakan dalam berbagai macam resep untuk menambah rasa manis tanpa menambahkan gula. antioksidan

Lobak mengandung antioksidan, termasuk flavonoid, karotenoid, dan asam fenolik.

Senyawa ini berkontribusi terhadap kesehatan sel secara keseluruhan dengan menetralkan radikal bebas berbahaya di dalam tubuh. kesehatan tulang

Lobak merupakan sumber mineral yang baik seperti fosfor, magnesium, dan kalsium yang meningkatkan kesehatan tulang.

Konsumsi secara teratur dapat membantu mencegah penyakit seperti osteoporosis. kesehatan jantung

Lobak kaya akan potasium, mineral penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Asupan kalium yang cukup membantu mengontrol tekanan darah dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.(genpi/jpnn)

Baca artikel lainnya… Jangan terlalu banyak makan kurma saat berbuka puasa. Ada tiga efek di sini.

Bule Pamer Pertama Kali Makan Telur Gulung, Warganet Malah Salfok dengan Penjualnya, Kenapa?

Sarahnadav – Telur gulung merupakan salah satu jajanan pinggir jalan yang paling populer di Indonesia. Jajanan ini juga disukai seluruh kalangan.

Siapa sangka sajian ini mampu menarik wisatawan mancanegara untuk mencobanya. Salah satunya adalah pria kulit putih ini.

Melalui video yang diunggah di akun TikTok Wheres.michael, ia membagikan momen membeli telur gulung dan reaksinya saat pertama kali mencobanya.

Awalnya, video tersebut memperlihatkan seorang wanita yang berjualan telur gulung. Penampilan sang penjual riasan cukup menarik perhatian pemirsa.

Selain itu, orang kulit putih itu sangat terkejut dengan cara memasak telur gulung. Ia bahkan menjelaskan setiap tahapannya secara detail.

“Dia mengocok telur lalu menuangkannya ke dalam minyak. Dia menggunakan tongkat untuk menggulung semua telur. Sangat berbakat!” puji pria kulit putih di video itu.

Setelah telur gulung matang, dia menaruh saus tomat dan mayones di atas telur gulung. Pertama kali mencicipinya, dia sangat terkesan dengan rasanya.

“Oh, enak sekali!” Kata pria itu setelah makan telur gulung. Dia bertanya-tanya mengapa camilan ini begitu enak.

Dalam keterangan videonya, ia juga menuliskan bahwa telur gulung merupakan jajanan favoritnya di Indonesia.

“Ini jajanan favoritku di Indonesia saat ini,” tulis pemilik akun dalam bahasa Inggris.

Video yang diposting tersebut tentu menuai komentar dari netizen. Video tersebut dibanjiri banyak komentar berbeda.

Salah satu netizen berkomentar: “Micin adalah kunci membuat semua jajanan Indonesia terasa begitu nikmat.”

“Apalagi kalau telur dan sosis gulungnya enak, wajib dicoba,” komentar netizen lainnya.

“Jajanan khas Indonesia enak banget, nggak ada salahnya jajanan di sini,” imbuh warganet di kolom komentar.

Namun rupanya ada juga netizen yang salah fokus pada penjual telur gulung tersebut. “Penjualnya mirip orang Korea. Cerah sekali,” komentar salah satu warganet.

“Bedakmu mengalihkan perhatianku,” imbuh netizen lainnya.

Cegah Kekerasan Seksual Anak dengan Pengasuhan yang Layak

Sarahnadav, Jakarta – Meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak memang sangat mengkhawatirkan. Nahar, Deputi Bidang Khusus Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KmenPPPA) pun mengimbau semua pihak meningkatkan pengawasan dan memberikan pengasuhan yang tepat kepada anak. Untuk mencegah kasus pelecehan seksual terhadap anak di masa depan.

“Kasus ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan pengasuhan yang memadai kepada anak-anak. Agar kasus serupa tidak terulang atau terjadi di tempat lain,” ujarnya, Jumat, 19 Januari 2024 menanggapi kasus tersebut. Dugaan pelecehan seksual terhadap anak TK di Pekanbaru Riau.

“Dari analisis kami, penting untuk meningkatkan kesadaran anak Anda tentang apa yang tidak boleh dilakukan, terutama dalam konteks pelecehan seksual,” ujarnya.

Peningkatan pengawasan Orang tua, keluarga, pendidik, dan masyarakat juga perlu meningkatkan pengawasan terhadap anak terkait perilaku berisiko.Dalam konteks ini, orang tua memegang peranan paling besar dalam proses pemberian pengasuhan dan pendidikan dasar anak,” kata Na.

Kasus kekerasan seksual yang dilakukan seorang gadis berusia lima tahun terhadap teman sekelasnya di Pekanbaru, Riau menjadi perbincangan luas di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada bulan Oktober 2023 dan baru diketahui pada awal November 2023. Kasus tersebut juga berdampak negatif terhadap kesehatan mental dan perubahan perilaku anak korban dan anak yang berhadapan dengan hukum.

Oleh karena itu, pemulihan kedua anak pasca kejadian tersebut penting dilakukan sebagai bentuk tercapainya hak mereka atas perlindungan. “Bantuan rehabilitasi atau intervensi psikologis diperlukan untuk pulih dari dampak negatif kekerasan seksual,” tegasnya.

Pilihan Editor: Edukasi Percakapan tentang Risiko Kekerasan Seksual pada Anak

Satgas PPKS UI membantah pengusutan kasus kekerasan seksual ini tidak transparan karena Melky Sedek Huang hanya diperiksa satu kali. Baca selengkapnya

Amerika Serikat telah memberikan sanksi kepada empat warga negara Israel laki-laki atas keterlibatan mereka dalam kekerasan pemukiman di Tepi Barat. Baca selengkapnya

Hasto Cristiano mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi secara terbuka menyatakan dirinya dan para menterinya boleh berkampanye dan berpihak. Dikatakannya, akar permasalahan dari berbagai ketidakadilan adalah ketidakadilan tersebut disebabkan oleh ancaman pada saat pelaksanaan pemilu. Baca selengkapnya

Faktanya, saya tidak pernah diajak meninjau bukti-bukti yang ada, kata Ketua BEM UI 2023 itu. Baca selengkapnya.

DPM UI menilai Melky Sedek Huang tidak pantas diungkit kasus pelecehan seksual terhadap dirinya. Baca selengkapnya

Hingga saat ini, korban masih merasakan dampak psikologis dari kekerasan seksual yang dialaminya. Baca selengkapnya

Melki Sedek Huang, mantan Ketua BEM UI, menilai proses penyidikan dugaan kekerasan seksual terhadap dirinya aneh dan tidak transparan. Baca selengkapnya

Menurutnya, narasi politik kekerasan seksual Melky Sedek Huang berpotensi menyudutkan korban. Baca selengkapnya

Melky Sedek Huang menilai ada kejanggalan dalam kasus yang menjeratnya. Baca selengkapnya

Melky Sedek Huang bereaksi terhadap pengusiran kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh universitas-universitas di Indonesia. Baca selengkapnya